Kuliah kerja nyata pembelajaran pemberdayaan masyarakat (KKN-PPM) UGM antar semester 2013 dilaksanakan pada tangggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2013. Tema yang diambil yaitu “Pengembangan Metode dan Media Pembelajaran Alternatif untuk Siswa SD dan SMP”. Lokasi pelaksanaan berada di Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Pengalaman batin banyak diperoleh ketika tinggal di desa Panawangan. Masyarakat hidup dengan bersahaja. Pengajian rutin diselenggarakan baik di tiap RT, dusun, maupun desa. Suasana religius sangat terasa. Sebagian besar perempuan baik ibu-ibu, remaja, dan anak-anak di desa Panawangan mengenakan kerudung. Setiap sore di masjid agung Panawangan, anak-anak datang untuk mengaji. Kegiatan keagamaan memotivasi untuk terus belajar agama lebih dalam lagi.

Desa Panawangan dengan udara yang sejuk sangat nyaman untuk ditinggali. Tanahnya begitu subur, pemandangan hijau berada di sana sini. Masyarakatnya cukup ramah. Mereka menyambut dengan baik kedatangan orang baru di lingkungannya. Banyak pelajaran yang dapat diambil mulai dari tata karma sampai dengan kesederhanaan hidup.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh masyarakat misalnya pada acara pengajian rutin, buka bersama di masjid agung Panawangan, dan acara 17 Agustus. Pada acara 17 Agustus, mahasiswa ditunjuk untuk menjadi panitia, menjadi petugas upacara hari kemerdekaan, menjadi juri untuk berbagai lomba, dan menjadi MC pada malam puncak. Mahasiswa juga turut serta menyumbangkan ide untuk acara-acara yang akan diselenggarakan.

Program yang dijalankan menemui beberapa hambatan. Jalan yang berkelok-kelok dan menanjak untuk menuju ke tempat pelaksanaan program merupakan tantangan tersendiri. Dibutuhkan kewaspadaan dalam melaluinya. Bulan puasa membuat jam belajar siswa di sekolah dikurangi sehingga beberapa materi yang disampaikan tidak habis dalam satu kali pertemuan. Periode KKN-PPM antar semester ini juga terbentur masa libur sekolah siswa yaitu libur akhir semester dan juga libur hari raya idul fitri sehingga jam efektif untuk menjalankan program hanya sekitar 45 hari. Kendala lainnya yaitu untuk menentukan masuk ke dalam mata pelajaran apa program yang akan dijalankan.

Program-program yang dijalankan pada KKN-PPM antar semester ini sebagian besar melibatkan para siswa namun ada juga program yang melibatkan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh masyarakat misalnya pada acara pengajian rutin, buka bersama di masjid agung Panawangan, dan acara 17 Agustus. Pada acara 17 Agustus, mahasiswa ditunjuk untuk menjadi panitia, menjadi petugas upacara hari kemerdekaan, menjadi juri untuk berbagai lomba, dan menjadi MC pada malam puncak. Mahasiswa juga turut serta menyumbangkan ide untuk acara-acara yang akan diselenggarakan.

Para siswa cukup antusias dalam mengikuti program-program yang ada. Mereka mempunyai semangat belajar yang tinggi. Materi yang disampaikanpun diperhatikan dengan cukup baik.

Salah satu teknologi lokal yang ditemui di desa Panawangan yaitu teknologi pemanfaatan mata air yang disebut tonjong. Tonjong adalah saluran air yang terbuat dari bambu untuk mengalirkan air dari sumber mata air. Pada musim kemarau masyarakat berbondong-bondong menuju ke tonjong untuk mandi dan mencuci.

Budaya yang masih dijunjung tinggi yaitu bahasa. Sebagian besar masyarakat desa Panawangan adalah penutur bahasa Sunda. Bahasa Sunda masih dijunjung tinggi dan digunakan baik dalam situasi formal maupun non formal. Tidak ada rasa malu untuk menggunakan bahasa daerahnya. Mereka cukup percaya diri untuk menuturkannya.

Program yang dijalankan sebagian besar berada di sekolah sangat berpotensi untuk dikembangkan. Metode dan media pembelajaran alternatif yang sudah diajarkan kepada para siswa SD dan SMP dapat dilanjutkan oleh para guru.



Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind