3Sebelum membahas mengenai Koperasi “Kopma UGM” alangkah baiknya terlebih dahulu kita bahas sedikit mengenai sejarah koperasi. Koperasi dunia berawal tahun 1770 di Inggris pada saat terjadi revolusi, dan dipelopori oleh Robet Owen. Koperasi yang pertama didirikan adalah ROCHdate yaitu koperasi konsumsi. Di Indonesia, koperasi muncul pertama kali di Purwokerto pada tahun 1896 yang dipelopori oleh Raden Aria Wira Atmaja. Konggres koperasi I diadakan di Tasikmalaya pada 12 Juli 1997. Konggres tersebut mengangkat Bung Hatta sebagai bapak koperasi Indonesia.

Koperasi “Kopma UGM” berdiri pada tanggal 20 Maret 1982 dan pada tanggal 2 Agustus 1982 resmi berbadan hukum. Menurut UU no. 25 tahun 1992, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

a. Prinsip-prinsip Koperasi “Kopma UGM” yaitu:
1. Keanggotaan yang sukarela dan terbuka.
2. Pengawasan secara demokratis oleh anggota.
3. Partisipasi aktif dari anggota.
4. Otonomi dan kemandirian.
5. Pendidikan, pelatihan dan penginformasian.
6. Kerjasama antar koperasi.
7. Kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

b. Nilai-nilai Koperasi “Kopma UGM”
1. Nilai dasar yaitu nilai yang ada dan terbentuk pertama kali, yaitu:
a. Menolong diri sendiri .
b. Bertanggung jawab terhadap diri sendiri.
c. Demokrasi.
d. Persamaan.
e. Keadilan dan solidaritas.

2. Nilai etis yaitu nilai yang lahir dari nilai dasar yaitu keterbukaan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap orang lain.

c. Keanggotaan Koperasi “Kopma UGM”
1. Calon Anggota
2. Anggota Biasa
3. Anggota Luar Biasa

d. Peran anggota Koperasi “Kopma UGM”
1. Pemilik
a. Membayar simpanan, simpanan adalah modal pengembangan usaha. Simpanan wajib sebesar 3.500 rupiah, simpanan pokok sebesar 10.000 rupiah, dan simpanan sukarela bebas.
b. LAPTRI (laporan triwulan) berisi progres pelaksanaan garis besar program kerja dan aspirasi anggota terhadap bidang terkait.
c. Rapat anggota
RAT (rapat anggota tahunan)
• Pemegang kekuasaan tertinggi
• Pertanggungjawaban satu tahun kepengurusan
• Perencanaan program kerja satu tahun kedepan
d. Rasionalisasi: 12 bulan tidak membayar simpanan wajib = keanggotaan di cabut.

e. Konsep dan praktik kewirakoperasian

Koperasi adalah solusi mengatasi permasalahan, kemandirian. Cooperative entrepreneurship (kewirausahaan koperasi) adalah sikap mental positif dalam mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil resiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama. Wirakop yaitu orang yang mempunyai kemampuan dan kemauan dalam mendapatkan strategi pengembangan koperasi sehingga diharapkan koperasi akan mempunyai keunggulan bersaing dari badan usaha lain yang menjadi pesaingnya.

Cakupan kewirakoperasian:
• Anggota sebagai pemilik mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk pertumbuhan koperasi.
• Fokus pada kelebihan.
• Harus bisa kreatif, inovatif, dan fokus pasa diri sendiri.
• Berani mengambil resiko.
• Ketika mempunyai sesuatu (ilmu) bagilah kepada orang lain.

f. Kepengurusan staf “Kopma UGM”
• Kepengurusan: pengurus + pengawas.
• Pengurus: ketua umum + ketua bidang.
• Pengawas: ketua pengawas + anggota pengawas.
• Staf pengurus: diangkat oleh pengurus, membantu kinerja bidang.
• Asisten bidang, terdiri dari:
1. Pengembanagan sumber daya manusia (PSDA) yaitu mengurus keanggotaan dan pemeliharaaan.
2. Bisnis yaitu terdiri dari kafetaria, konsab, warpapostel, dan swalayan.
3. Personalia yaitu mengurusi karyawan, PKL, dan part timer.
4. Keuangan.
5. Penelitian dan kerjasama mengurusi kerjasama dan kehumasan.
6. Administrasi mengurusi surat menyurat dan inventarisasi.

g. Karyawan Koperasi “Kopma UGM”
1. Karyawan tetap
2. Karyawan kontrak
3. Karyawan borongan
4. Karyawan lepas
5. Karyawan harian
6. Part Timer

Sumber: Materi yang diberikan pada saat diksar.



Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind