11196352_10205192360586268_5315045750173846333_nPada tanggal 27-30 April 2015 seluruh edukator yang berjumlah 40 ditambah 20 orang dari disbud DIY berangkat menuju kota Batu, Malang. Rombongan kami berangkat dengan menggunakan transportasi kereta api. Pukul 06.30 kami sudah berkumpul di Disbud DIY untuk selanjutnya ke stasiun tugu Jogja. Perjalanan ke stasiun tugu diantar dengan menggunakan bus WKM (Wajib Kunjung Museum). Baru pertama kalinya aku naik bus WKM ini, busnya cukup nyaman karena dilengkapi dengan AC. Kereta berangkat pukul 07.30 dari jogja dan sampai di stasiun Malang pada pukul 15.00. Kereta tiba memang agak telat, seharusnya pukul 13.30 rombongan kami sudah sampai di Stasiun Malang.

Menuju hotel Kartika Wijaya membutuhkan waktu sekitar satu jam dari stasiun Malang. Sesampainya di hotel, kami disambut dengan minuman selamat datang berupa wedang jahe yang cukup menghangatkan rasa dingin kami. Malang terutama kota Batu dikenal memiliki cuaca dingin. Namun, tidak sedingin Ciamis (tempat KKN ku dulu). Kami langsung dipersilahkan untuk beistirahat di kamar masing-masing. Setiap kamar diisi oleh 4 orang. Kebetulan aku satu kamar dengan Kame (teman kuliah satu jurusan). Tanpa AC kita tidak akan merasa kepanasan karena udara di sini memang dingin. Mandi air hangat cukup membuat badan kita rileks untuk menyambut hari esok yang padat.

Outbond
Pagi pertama di kota Malang diisi dengan kegiatan outbond. Sebelum outbond, kami terlebih dahulu makan pagi pada jam 07.30. Menu makan pagi yang telah dipersiapkan oleh pihak hotel terasa sangat spesial dan juga enak, salah satu yang sangat kusukai adalah rawon dengan kuah kental berwarna hitamnya. Outbond diadakan di halaman outdor Hotel yang memiliki view hijau dan menyegarkan mata. Game yang dilakukan pada saat outbond ini memiliki makna kekompakan serta saling berbagi tugas dengan baik antar sesama edukator. Outbod selesai pada pukul 12.00 dilanjutkan makan siang dan materi.

Alun-alun kota Batu
Setelah makan malam yang dihibur dengan alunan musik, kami pergi ke alun-alun kota batu pada pukul 21.00. Semalam itu, kota Batu ternyata masih cukup ramai banyak hiasan lampu di sana sini. Ada juga wahana biang lala, sayangnya loket wahana biang lala tersebut sudah ditutup. Kami menyempatkan diri untuk berfoto dengan background wahana biang lala dan juga air mancur yang di atasnya terdapat apel raksasa. Keesokan harinya kami mengunjungi tiga museum (Museum Tubuh, Museum Satwa, Museum Angkut) yang terdapat di kota Malang yang akan kubahas di artikel selanjutnya.



2 Comments so far

  1.    Mary on August 25, 2016 2:04 pm      Reply

    I have enjoyed reading this post.

  2.    Toyota Tangerang city on October 20, 2016 8:02 pm      Reply

    Nice information

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind